Lupa persisnya, waktu itu aku kelas berapa. Sekitar kelas 2 SD awal..
Seperti biasa, hari Sabtu aku selalu di jemput Papa, kita makan McD. Namun setelah itu, aku memaksa Papa untuk lihat mainan di lantai atas..
Dari awal Papa sudah bilang, dia ga ada uang saat itu. Papa melarang aku beli mainan, untuk kali itu saja. Tapi entah kenapa, aku sangat memaksa Papa untuk membelikanku mainan, walau aku ga tau mainan apa yang mau aku pilih..
Sambil di gandeng Papa, aku berkeliling dan mencari mainan. Aku benar benar ga tau, harus beli mainan yang mana, tapi pokoknya harus beli mainan *itu yang ada dipikiranku saat itu..
Waktu kecil, entah kenapa aku senang main pedang pedangan & robot. Aku asal saja menunjuk mainan robot, lalu Papa membungkukkan badan berkata sekali lagi "Papa lagi ga ada uang, minggu depan aja beli" dan Papa menggandengku kembali berkeliling
Akhirnya aku menunjuk 1 mainan, troley mini berisi makanan makanan plastik. Aku bilang ke Papa, aku belum punya mainan ini, teman temanku sudah punya
Papa pun mengalah, dan membelikan aku mainan troley mini. Senang sekali membawa pulang mainan itu. Masih ingat sekali, aku susun troley dan isi isinya, aku taruh di depan ranjangku sebelah lemari pakaian
Dan lagi lagi, drama setiap Sabtu. Papa tiriku tau aku pergi dengan Papa kandungku. Dia marah besar. Mengangkat mainan troley miniku "Ini dari Papa Jiang kan??" Sambil mengambil koper kecil, dan 1 baju dress aku dimarahi & dan diusir dari rumah
Aku masih ingat, aku dijewer. Telingaku di tarik bersama badanku keluar rumah. Aku tau, dan aku merasa ini adalah hari terakhir aku dimahari Papa tiriku *entah dari mana insting itu datang
Seperti biasa, aku dimarahi Papa tiriku tidak cukup sejam, 2 jam, 1 hari, bahkan lebih. Keesokan harinya, disaat aku disuapi susterku dan segera bersiap ke sekolah, Mama menghampiriku ke kamar. "Kamu ga usa sekolah hari ini, besok kamu tinggal & sekolah di Bali". Sewajarnya anak kecil, aku senang aku tidak perlu sekolah hari itu. Mama cepat cepat mempersiapkan tiket bus, dan segala keperluanku di Bali..
Keesokan harinya, aku pergi ke Bali. Tanpa berpamitan dengan teman teman di sekolah, dan tentu saja tanpa berpamitan dengan Papaku. Dan perlahan aku sadar, troley mini adalah mainan terakhir dari Papa
No comments:
Post a Comment